Peluncuran Bansos Rastra Untuk Keluarga Peserta Manfaat (Kpm) Kalteng

Peluncuran Bansos Rastra Untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kalteng

Jakarta -

Peluncuran Perdana Bantuan Sosial, Beras Sejahtera (Rastra) tahun 2018 dilaksanakan di Komplek Pergudangan Bulog Bukit Tunggal, Jl. Tjilik Riwut Km 7 , Palangka Raya, Kamis (18/1).


Kegiatan ini di buka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, S.Hut., M.P didampingi Kepala Dinas Diskominfosantik Kalteng, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Kepala Bulog Kalteng, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Provinsi Kalteng, seluruh tim koordinasi dukungan pangan, bansos pangan,Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya dan Kepala SOPD lainnya. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Suhaemi Saberi memberikan "Berdasarkan isyarat dari pusat, bahwa mulai kemaren kita harus segera mendistribusikan Bansos Rastra (Bantuan Sosial Beras Sejahtera) yang seharusnya diberikan pada bulan Februari, tapi alasannya yakni ada perintah mendadak maka, kita harus segera melaksanakan pendistribusian. Dan kita harapkan pendistribusian Rastra ini, yang ditujukan kepada warga kita fakir miskin yang ada di desa tentunya sanggup tersalurkan hingga kepada yang menerima," kata Suhaemi dikala memberikan sambutannya.

Baca Juga


Pada tahun 2018 tidak ada pemungutan uang tebus Rastra, dan diterima gratis oleh seluruh keluarga yang sudah terdaftar dari sentra sebagai keluarga peserta Rastra. Untuk Kalimantan Tengah tahun 2018 ada sekitar 80.625 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang akan mendapat dukungan sosial Rastra.

Kabid Penaganan Fakir Miskin Dinsos Provinsi Kalimantan Tengah, Dra. Erni Herminie L, M.Si juga memberikan "untuk peluncuran tahap pertama untuk provinsi yang dibuka oleh Plt. Sekda Provinsi Kalteng, lalu kota Palangka Raya, dan tadi pagi bansos Rastra sudah diluncurkan juga oleh Kotawaringin Barat. Dan untuk peluncuran selanjutnya, silahkan kepada masing-masing kabupaten jikalau sudah sudah berhubungan dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk penyalurannya," terang Erni Herminie.


(-/-)

Sumber detik.com

Artikel Terkait

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel